LSM Indonesia bergerakLSM Indonesia bergerak

secondrunreviews.com || Tangerang – LSM Indonesia bergerak Mengenai PT.Noor Annisa sebagai pengelola Limbah B3 yang sangat tidak sesuai prosedur. PT Noor Annisa Kemikal menduga kerja sama ini tidak di lakukan dengan baik. Artinya, dari total limbah B3 Kategori 2 yang disimpan, sekitar 12.667 M3 harus di bakar atau di musnahkan di dalam boiler, sedangkan sisanya 75.453 M3 harus di buang melalui tempat pembuangan sampah atau penyimpanan terbuka.

“Hal ini kami perhatikan dan akan terus di pikirkan,” lanjut Asep Suhaedi yang juga duduk di dewan penasihat DPP Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia (NGO Gerak Indonesia). Namun Asep Suhaedi menjelaskan dalam rangka kerja sama tersebut, PT. Noor Annisa Kemikal beroperasi sebagai perusahaan pengelolaan limbah B3 dan mengklaim memiliki semua izin yang sesuai termasuk: pengumpul, konveyor, dan penghancur. Perusakannya ternyata PT. Noor Annisa Kemikal mencakup usaha pendamping atau penunjang yaitu kerjasama dengan PT Wastec International, perusahaan pengelola dan pemusnahan limbah B3. “Semuanya berkaitan dengan manifesto, dengan proses dan dengan kejelasannya.“Soal penyimpanan limbah B3 di lokasi saat ini (tanah negara PUPR dan tanah milik warga), kepatuhan kami terhadap aturan dan prosedur serta adanya izin juga menimbulkan keraguan,” jelasnya. Baca juga artikel tentang Budaya

Oleh karena itu, LSM DPP Gerak Indonesia akan terus meminta dan menanggapi beberapa bentuk kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) antar PT. Noor Annisa Kemikal dari PT. Indo Bharat Rayon, yang mengirimkan petisi ke Kabupaten Purwakarta di provinsi Jawa Barat, meminta pihak berwenang untuk segera melakukan intervensi. “Jangan sampai ini menjadi kejahatan lingkungan hidup.Maka, dengan ini kami akan meminta dinas terkait Kabupaten Tangerang dan Pemprov Banten juga Aparat Penegak Hukum untuk segera menindaklanjutinya. Juga, akan mengadukannya kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Mabes Polri di Jakarta,”pungkasnya. Sementara itu, sampai berita ini di publikasikan. Awak media telah mencoba menghubungi Direktur PT Noor Annisa Kemikal, Muhammad Nur, melalui sambungan telepon dan perpesanan WhatsApp terkait persoalan tersebut. Namun sayang, yang bersangkutan bungkam tidak mau menjawab ataupun membalas konfirmasi seperti enggan atau tidak mau memberikan tanggapan maupun komentarnya.(*)

Gaji Karyawan Yang Sering Di Tunggak Oleh Pihak PT.Noor Annisa

Selain masalah perizinan seperti yang sudah di sebutkan di atas, PT.Noor Annisa sendiri juga sering sekali lalai dalam mengurus hak hak karyawan seperti gaji. Gaji sendiri adalah harapan dan hak yang selalu di tunggu oleh para karyawan di manapun mereka bekerja. Bagaimana perasaan anda sebagai karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan besar berpenghasilan Milyaran perharinya tetapi hak gaji yang kalian terima tidak pernah tepat waktu? Tentu sangat membosankan bukan? Begitulah yang di rasakan oleh para karyawan PT.Noor Annisa. Baca juga artikel menarik tentang Ekonomi

Buruknya Management Pt.Noor Annisa Chemical

LSM Indonesia bergerak, Management PT.Noor Annisa Chemical sangatlah buruk. Gaji yang tidak dibayarkan juga pemerintahan yang semena-mena. Ini semata adalah sikap dari pandainya politik dari Owner PT.Noor Annisa “Muhammad Noor” sangatlah pandai. Ia lebih mementingkan orang luar dari pada karyawan sendiri. Banyak di lihat atau tanya masyarakat sekeliling Pimpinan PT.Noor Annisa sangat baik karena sering bagi bagi makanan dan juga uang. Tetapi sangat sulit untuk karyawan yang berada di dalam dan membangun perusahaan tersebut dari 0. Baca juga artikel menarik tentang Lifestyle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *