secondrunreviews.com – Budaya Ngaben di Bali adalah upacara pemakaman Hindu yang di lakukan di Bali, Indonesia. Berikut adalah beberapa hal yang terkait dengan Budaya Ngaben di Bali :

  1. Tujuan Utama:

    Ngaben merupakan upacara untuk memuliakan roh orang yang meninggal agar dapat memasuki alam roh dengan damai. Keyakinan Hindu Bali adalah bahwa roh orang yang meninggal harus di bebaskan dari jasadnya agar dapat melanjutkan perjalanannya ke alam roh. Baca Juga Ekonomi

  2. Persiapan:

    Sebelum pelaksanaan Ngaben, keluarga yang di tinggalkan akan mempersiapkan segala sesuatu yang di perlukan, termasuk membangun bade (tongkat bambu berhias) sebagai tempat untuk menyalakan api penghancuran, serta mengumpulkan berbagai bahan dan perlengkapan lainnya. Baca Juga Fakta Menarik Dunia

  3. Prosesi Pengantar Jasad:

    Pada hari Ngaben, jasad orang yang meninggal akan di tempatkan di dalam bade dan di arak dalam prosesi menuju tempat kremasi. Prosesi ini sering di iringi oleh musik gamelan dan tarian keagamaan.

  4. Pemakaman dengan Api:

    Setelah tiba di tempat kremasi, jasad akan di letakkan di atas tumpukan kayu bakar dan di nyalakan. Api kemudian akan membakar jasad hingga habis.

  5. Upacara Pembebasan Roh:

    Setelah jasad di bakar habis, abunya akan dikumpulkan dan seremonial dihamburkan ke laut atau sungai, atau disimpan dalam sebuah monumen sebagai simbol pembebasan roh.

  6. Budaya Sosial:

    Ngaben sering kali menjadi ajang pertemuan sosial bagi keluarga dan masyarakat setempat. Ini adalah saat untuk bersatu, merayakan kehidupan yang telah berlalu, dan memberikan penghormatan kepada yang meninggal.

Ngaben adalah salah satu upacara yang paling penting dalam agama Hindu Bali dan menjadi bagian integral dari budaya dan kehidupan sehari-hari di Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *